Welcome To My Imajination

Selamat Datang di Dunia 3Dimensi
Terima Kasih Sudah Berkunjung Saya berharap Blog ini bisa tampil lebih baik lagi tentunya harapan itu merupakan harapan kita semua.. karna itu saya butuh Masukan, Kritikan dan Saran dari teman-teman semua untuk memaksimalkan isi blog ini, sekali lagi Selamat Berkunjung semoga blog ini bermanfaat bagi anda...
@ Creat: By Abank.
Tampilkan postingan dengan label Video Tutorial. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Video Tutorial. Tampilkan semua postingan

Minggu, 26 Februari 2012

Sketchup16-Setting Vray Bangunan Malam hari

GARASI

Bagi saya, membuat scene malam hari jauh lebih menantang daripada membuat scene siang hari. Untuk scene siang, saya cukup melakukan modelling, atur arah mataharinya, dan bum! Beres deh, jadilah sebuah rumah, siap untuk dipresentasikan kepada klien.

Sedangkan scene malam hari merupakan seni tersendiri. Disatu pihak, kita ingin agar suasananya cukup gelap, agar kontras cahaya lampu tambahan jadi kelihatan, dipihak lain, tidak boleh terlalu gelap, karena bangunannya sendiri tetap harus kelihatan. Karenanya untuk jalan tengahnya, saya membuat scene nya lebih ke arah sore hari atau sekitar subuh. Jadi di langit masih ada cahayanya.

Diperlukan design tersendiri untuk perletakan lampu pada scene malam hari, demikian juga dengan jenis lampu yang akan dipilih. Tapi pada dasarnya lampunya saya bagi menjadi :

  1. Lampu Vray rectangle dengan invinsible=on, ini akan menjadi sumber cahaya utama dalam ruangan, biasanya ukurannya agak besar, arahnya dari plafond ke bawah. Kamu bisa juga meletakkannya dari arah jendela kedalam ruangan. Untuk jenis lampu yang ini, naikkan subdivisionnya, sekitar 15-25 tergantung dari seberapa besar hasil renderan yang akan kamu buat. Dengan ini kamu bisa mengurangi resiko noise atau bintik2 pada bayangan lampu.
  2. Lampu Vray rectangle dengan invinsible=off. Ini biasanya saya tempel pada lampu yang berbentuk kotak atau di plafond. Untuk lampu yang bulat bisa dengan menggunakan omni, juga dengan invinsible off. Besar intensity nya sekitar 10-20 unit lebih tinggi dari pada cahaya no.1 diatas. Ini supaya lampu yang tidak menghilang karena pengaruh cahaya lain.
  3. IES light, untuk lampu down light dan Uplight. Untuk IES light, anda harus mencoba2 dulu, light mana yang paling sesuai dengan kebutuhan bangunan anda. Setiap bagian dari bangunan biasanya memerlukan jenis lampu yang berbeda-beda. IES dapat anda beli dalam bentuk CD atau di download dari Internet. Saya sendiri mendapatkannya dari teman (>.<) jadi, saya kurang tahu dimana tepatnya mendapatkan IES light. Jadi silahkan meng-google.
Jadi intinya, kalau kamu tidak punya cukup waktu, janganlah membuat scene malam hari, hehehehe... :P
Scene siang hari, tanpa touchup photoshop

Lihat Videonya Disni


Yang berbeda dari scene malam hari dengan siang hari pada pengaturan Vray parameter terutama pada Environment, Camera dan color mapping. Berikut adalah setting sunlight untuk suasana malam hari:
Selamat mencoba!

3ds Max-Cara mudah menggunakan Vray untuk Interior


GARASI
Exterior Rendering Menggunakan VRay dikombinasikan dengan Photoshop
Latihan Menggunakan Vray untuk Interior Scene

Vray adalah salah satu rendering engine yang sering saya gunakan, terutama saat menggunakan 3dsMax. Juga terkadang saat menggunakan Google sketchup. 

Setting Vray awalnya memang terasa agak kompleks karena banyaknya parameter yang harus di isi. Tetapi cukup setimpal dengan hasilnya yang sangat realistis. Tentunya harus diimbangi dengan pemanfaatan Material Vray Mapping yang tepat.
Berikut adalah setting Vray yang cukup ringan untuk Interior.



Berikut adalah setting dari Video diatas (klik untuk menzoom) :



Selamat Mencoba!!

Max09- Membuat Material Vray menggunakan Regular & Slate material Editor

GARASI

Setelah membuat Vray Scene, tentu akan lebih afdol jika kita mengubah material standar yang kemarin kita gunakan ditutorial 08 menjadi Material Vray. Material yang kita bahas dalam tutorial ini mencakup material Vray standard, material Lantai(porselen atau marmer), Kayu, Kaca dan logam. Material-material ini akan cukup sering digunakan baik untuk interior maupun eksterior bangunan.

Namun untuk mencapai hasil yang maksimal, kita juga harus mencoba2 beberapa kali, karena keberhasilan pembuatan material tergantung kepada banyak unsur di dalam scene. Seperti warna material yang kita pilih, terang gelapnya cahaya yang ada, jenis lampu yang kita pilih. Jadi tidak ada parameter yang benar2 berlaku mutlak.

Misalnya saat membuat lantai, terkadang kita bisa harus memberikan nilai reflection yang cukup putih agar pantulannya mau keluar. Biasanya ini terjadi pada scene yang monokrom. Tapi kadang2 dengan warna abu2 gelap saja, pantulannya sudah keluar dengan baik. Karena itu, agar tidak menghabiskan waktu, sebaiknya kita merender dengan region, agar yang terender hanya sebagian yang perlu saja.

Tapi parameter2 yang saya berikan dalam tutorial ini, bisa menjadi awal yang cukup baik untuk kamu kembangkan dikemudian hari. Asal tetap sabar mencoba dan jangan menyerah.

Selain itu saya juga ingin memperkenalkan penggunaan Slate Material editor yang terdapat pada 3dsMax 2010 ke atas. Jika kamu menggunakan 3ds Max 2009 ke bawah, tidak masalah, karena yang terpenting dalam tutorial ini adalah bagai mana memasukkan parameter yang tepat untuk material tertentu.


Selamat mencoba!