Welcome To My Imajination

Selamat Datang di Dunia 3Dimensi
Terima Kasih Sudah Berkunjung Saya berharap Blog ini bisa tampil lebih baik lagi tentunya harapan itu merupakan harapan kita semua.. karna itu saya butuh Masukan, Kritikan dan Saran dari teman-teman semua untuk memaksimalkan isi blog ini, sekali lagi Selamat Berkunjung semoga blog ini bermanfaat bagi anda...
@ Creat: By Abank.

Jumat, 10 Agustus 2012

TREN GAYA ARSITEKTUR DAN MODEL BANGUNAN 2010

GARASI



tren-arsitektur
“Tren arsitektur” biasanya dijadikan patokan bagi perkembangan property masa depan. Konteks ini kadang dicerna masyarakat awam sebagai langkah awal untuk menjatuhkan pilihannya terhadap model property yang sesuai dengan harapannya. Alasan mengapa bangunan dinyatakan menganut suatu tren gaya tertentu kadang dianggap jelas sebagai titik penentuan sikap sang penganutnya. Konteks ini kadang tidak serta merta dipahami secara mendalam oleh pemakainya sendiri, sebab yang ia pahami adalah mengikuti tren. Hal ini wajar karena yang namanya ’tren” memiliki sisi-sisi subjektif. Tren Arsitektur Minimalis yang pada beberapa tahun lalu sempat booming bahkan eforia model bagi properti baru. Namun seiring dengan perubahan jaman dimana isi-isu telah beralih dari esensi fungsi ke isu humanisme dan lingkungan hidup, apakah tren minimalis masih laris manis di 2010?
Pertama-tama menarik untuk kita lihat perkembangan awal dari sejarah gaya minimalis menurut teori di barat pada awal abad ke-19, dalam hal ini pada masa International Style. Perkembangan gaya yang berlangsung diantara masa International Style dengan masa pertengahan modern masih tidak lepas dari pengaruh gaya beberapa tokoh Avant Garde. Tokoh-tokoh tersebut seperti ; Le Corbusier (Perancis), Walter Gropius (Jerman), Mies Van der Rohe (Jerman) dan J.P. Oud (Belanda). Kesimpulannya, gaya-gaya mereka adalah : Humanisme, Ekspresionisme dan Idealisme. Internasional Style dipengaruhi juga oleh gaya fungsionalisme.
Ada beberapa prinsip dasar untuk mengenali ciri khas International Style ini:
· Prinsip pertama yang bisa dilihat dalam karakter arsitektur bangunan International Style adalah kesan non-volume. Efek massa dan kesolidan yang statis memang masih penting tapi mulai menghilang. Pada bangunan-bangunan yang baru selanjutnya hanya ditemui ‘efek’ volume atau tepatnya karakter permukaan yang membungkus volume.
· Prinsip kedua yang bisa diidentifikasi dalam International Style adalah reguralitas. Model reguralitas yang ada adalah pola-pola Gotik. Sebagaimana diketahui Gotik sangat signifikan dengan irama regulernya. Bidang-bidang penampakan memiliki banyak unsur-unsur pengulangan, baik yang terjadi pada jendela, struktur maupun ornamen.
· Prinsip ketiga yang terlihat adalah penghindaran memakai dekorasi. Warisan gaya yang berkembang pada abad 18 yang penuh ornamen dekoratif mulai ditinggalkan
Gambaran awal lahirnya konsep minimalis di barat lalu dicoba diadopsi di Indonesia. Alhasil bermunculanlah model-model property yang bersifat esensial dan fungsional. Bentuk-bentuk geometris elementer tanpa ornamen atau dekorasi menjadi karakternya. Beberapa saat berlalu kemudian muncul pernyataan dari pengguna gaya ini bahwa Gaya Minimalis tetapi harga maksimalis. Pernyataan diatas sekaligus menjadi pertanyaan awam seputar kehadiran model minimalis. Kontroversi fakta yang terjadi kalau boleh dikatakan sebagai “skandal” membingungkan antara praktek dan teori. Model minimalis dapat saja secara filosofi berarti cara hidup jujur, praktis dan sederhana, lalu menerapkan sesuatu pada bangunan hanya yang bersifat esensial dan fungsional saja baik dalam estetika, ruang, bentuk dan struktural. Mari kita ambil contoh sederhana dengan mengandaikan masyarakat kalangan bawah sebagai gambaran “minimalis” ala Indonesia.
RSS (Rumah Sederhana Sehat) sebenarnya menerapkan filosofi yang sama yakni di-minimkan segala-galanya, model desainnya saja yang bervariasi. Harga RSS pun kenyataanya tidak serta-merta murah. Artinya secara praktis model yang sudah serba minim tersebut tidak berarti pengurangan dari sisi biaya. Ada beberapa hal yang sudah standar untuk sebuah bangunan sehingga “tidak enak” kalau tidak bisa dibilang “tidak boleh” untuk direduksi, misalnya struktur utama, ukuran luasan ruang tertentu dan beberapa ornamen tertentu karena menyesuaikan tuntutan iklim setempat. Satu-satunya yang bisa ditawar adalah finishing. Finishing dapat memakai material murah berkesan mewah untuk berhemat, atau juga dapat menggunakan material mahal sehingga terkesan berkelas oleh karena ada tuntutan prestise.
Para perumus tren kemudian mencoba melihat ulang apa yang menjadi titik gangguan pada gaya minimalis. Pada kenyataannya kita tinggal di wilayah yang beriklim tropis sehingga otomatis bangunannya harus menyesuaikan diri. Ciri utama bangunan tropis adalah kanopi yang panjang dan membentang disepanjang dinding, sehingga memberikan perlindungan atau naungan penuh pada fisik bangunan dari cuaca ekstrim iklim tropis. Naungan penuh pada bangunan berarti kenyamanan penuh, jelas tidak praktis di konstruksi awalnya namun praktis ke masa depannya, less maintenance dan low cost. Gaya bangunan Minimalis kurang mendukung perlindungan terhadap cuaca ekstrim iklim tropis.
Akhirnya kemudian apa yang menggeser tren gaya minimalis menjadi tren berikutnya adalah tidak semata karena tidak sesuainya harapan atas tawaran bangunan untuk menjadi lebih efisien, lebih murah dan lebih simple, tetapi juga karena tuntutan kesadaran hidup yang serasi dengan alam khususnya di daerah tropis yang saat ini disinyalir mulai terkena dampak pemanasan global.
fig3-greenarchitectureanalysis

Dari berbagai pendapat pada perancangan arsitektur yang sedang berkembang, akhirnya konsep-konsep pendekatan ekologis yang banyak dicermati. Pada intinya adalah mendekati masalah rancangan arsitektur dengan menekankan pada keselarasan bangunan dengan perilaku alam, mulai dari tahap pendirian sampai usia bangunan habis. Bangunan sebagai pelindung manusia harus nyaman bagi penghuni, selaras dengan perilaku alam, efisien dalam memanfatkan sumber daya alam dan ramah terhadap alam.
Konsep kembali ke alam tersebut diistilahkan sebagai green architecture atau arsitektur hijau. Arsitektur hijau adalah sebuah proses perancangan bangunan dalam mengurangi dampak lingkungan yang kurang baik, meningkatkan kenyamanan manusia dengan meningkatkan efisiensi dan pengurangan penggunaan sumberdaya, energi, pemakaian lahan, pengelolaan sampah efektif, dalam tataran arsitektur. Arsitektur hijau adalah suatu pendekatan pada bangunan yang dapat meminimalisasi berbagai pengaruh membahayakan pada kesehatan manusia dan lingkungan. Arsitektur hijau meliputi lebih dari sebuah bangunan. Tujuan pokok arsitektur hijau adalah menciptakan eco desain, arsitektur ramah lingkungan, arsitektur alami dan pembangunan berkelanjutan. Menarik untuk kita ketahui bahwasannya konsep ini pada kenyataannya sudah pernah dilakukan oleh nenek moyang kita dengan bukti-bukti arsitektur bangunan tradisional yang semua mengakuinya sangat selaras dengan karakter alam dimana ia dibangun.green-treehouse
futuristic-green-architecture-and-design1
Arsitektur hijau dipraktekkan dengan meningkatkan efisiensi pemakaian energi, air, dan bahan-bahan, mereduksi dampak bangunan terhadap kesehatan melalui tata letak, konstruksi, operasi, dan pemeliharaan bangunan. Memanfaatkan sumber yang dapat diperbaharui seperti menggunakan sinar matahari melalui passive solar dan active solar, serta teknik photovoltaic dengan menggunakan tanaman dan pohon-pohon melalui atap hijau dan taman hujan. Konsep arsitektur hijau sangat mendukung program penghematan energi. Rumah ala tropis dengan banyak bukaan, dibentuk untuk mengurangi pemakaian AC juga penerangan adalah prinsip arsitektur hijau di daerah tropis. Namun, hal tersebut tidak akan berjalan mulus jika sekeliling rumah tidak asri. Bukaan banyak hanya akan memasukkan udara panas dan membuat pemiliknya tetap memasang pendingin ruangan. Olehnya itu pekarangan perlu dihijaukan dengan tanaman apa saja, permukaan tanah tidak ditutup dengan beton dan menerapkan manajemen sampah yang ketat.
Dari segi interior, arsitektur hijau mensyaratkan dekorasi dan perabotan tidak perlu berlebihan, saniter lebih baik, dapur bersih, desain hemat energi, kemudahan air bersih, luas dan jumlah ruang sesuai kebutuhan, bahan bangunan berkualitas dan konstruksi lebih kuat, serta saluran air bersih. Untuk mengatasi limbah sampah secara mandiri, lubang biopori dapat menjadi solusi.
Akhirnya bahwa tren sebenarnya memiliki sifat sementara, rentan perubahan dan dapat hilang dilupakan meski sebentar saja; sedangkan bangunan akan dipakai oleh pemiliknya sangat lama bahkan dalam keseluruhan hidupnya. Bangunannya itu bisa menjadi perlambangan identitas dirinya, sejarah kehidupnya, nilai kepribadiannya bahkan keturunannya. Oleh sebab itu bagi pengguna bangunan dalam hal ini masyarakat konsumen tren perlu bernalar atas suatu gaya bangunan yang dipilihnya. Sebab apapun gaya yang dipilih tentu ada konsekuensi logis, ada kekurangan dan kelebihannya sehingga bisa ditimbang apakah cocok baginya atau tidak. Menerjemahkan karakteristik dan keunikan masing-masing pemilik rumah bagi arsitektur rumahnya sendiri merupakan pilihan yang lebih tepat ketimbang sekedar mengikuti tren.

for more

Selasa, 07 Agustus 2012

Merencanakan Rumah Yang Hemat Energi

GARASI


Dibeberapa daerah di Indonesia, ancaman pemadaman listrik secara bergiliran sering sekali terjadi. Jika kita memperhatikan pemberitaan dimedia, daerah-dareah khusunya diluar pulau Jawa sering sekali mengalami hal ini. Berbagai penyebab bisa saja menjadi alasan terjadinya hal ini, pasokan listrik yang kurang, maintenance mesin atau kapasitas pembangkit listrik yang kurang memadai sehingga tidak mampu melayani kebutuhan listrik masyarakat yang semakin lama semakin besar. Menghadapi situasi demikian dalam kondisi mengalami krisis energi yang terus berkepanjangan, mau tidak mau hampir semua rumah dituntut untuk berhemat, terutama dalam hal pemakaian energi listrik.
Mewujudkan rumah yang hemat energi sebenarnya bukan hal yang sulit untuk dilakukan, yang penting anda tahu cara dan mau menerapkannya. Salah satu cara yang paling mudah untuk dilakukan namun sering diabaikan ialah penghematan penggunaan listrik rumah tangga. Ada banyak perabot elektronik dirumah kita, tidak semua perabot tersebut harus digunakan, apalagi digunakan secara bersamaan. Atur pemakaianya dengan bijak, sehingga konsumsi energi listrik dirumah Anda tidak menjadi boros. Berikut ini beberapa tips yang bisa dilakukan untuk berhemat energi listrik dirumah:
Pencahayaan
Penempatan titik lampu yang tepat pada saat perencanaan dapat mengurangi beban pemakaian listrik dirumah. Sesuaikan fungsi sebuah ruangan dengan kebutuhan pencahayaannya. Kabutuhan lampu penerangan untuk ruang tidur akan berbeda dengan ruang keluarga. Perletakan dan bukaan jendela pada saat proses perencanaan dan desain perlu mempertimbangkan intensitas cahaya alami yang masuk ke dalam ruangan, sehingga pada siang hari didalam ruangan cukup menggunakan pencahayaan alami tanpa harus menyalakan lampu.
Biasakan tidur dalam gelap, atau menempatkan lampu taman (luar rumah) yang cahayanya membias ke dalam kamar tidur. Untuk Anda yang sudah terbiasa menyalakan lampu dapat menggunakan lampu kecil yang diletakkan disamping tempat tidur, lampu kecil tentu lebih hemat energi. Penghematan juga dapat dilakukan dengan mengganti lampu pijar dengan lampu TL yang lebih hemat energi. Sebuah lampu TL hemat energi 11 watt, terangnya setara dengan lampu pijar 60 watt. Berarti ada penghematan listrik sebesar 80% atau 49 watt.
Menghindari memasang TV dan perangkat tambahan (audio dan video) di dalam kamar tidur apabila sudah memiliknya di ruang keluarga. Jangan lupa mematikan TV dengan mematikan melalui switch, jika TV mati dalam posisi stand by maka energi listrik yang diperlukan untuk posisi stand by adalah 10 watt. Apabila TV setiap hari mati dalam kondisi stand by selama 15 jam, berarti Anda akan menghemat 150 wH/hari, sehingga dalam satu bulan akan menghemat energi listrik sebesar 4,5 KwH.
Penghawaan
Penerapan konsep ventilasi alami yang baik dalam rumah tinggal sangat membantu mengurangi pemakaian energi listrik. Jika sirkulasi udara pada area toilet (WC) dirancang dengan baik, maka tidak memerlukan exhaust fan. Demikian halnya jika sirkulasi udara pada ruang dapur sudah tepat, tidak dibutuhkan alat pengisap asap (cooker hood). Setiap ruangan sebaikanya disediakan ventilasi udara, sehingga sirkulasi udara dapat berjalan dengan baik. Sebuah ruangan seharusnya mendapatkan udara segar setiap saat, agar kondisi ruangannya tidak pengap dan berbau.
Selain ventilasi alami, setiap rumah idealnya menanam minimal satu pohon yang dapat berfungsi sebagai peneduh. Pohon dapat menurunkan suhu lingkungan akibat dari proses penguapan daun-daunnya. Dengan turunnya suhu lingkungan, maka Anda akan merasa lebih nyaman untuk melakukan aktivitas didalam rumah serta tidak memerlukan AC dan lebih hemat energi listrik.
Jika rumah Anda terpaksa harus menggunakan pengatur suhu udara (AC), dayanya harus disesuaikan dengan luas ruangan. Atur AC untuk mendapatkan suhu ruangan secukupnya, hindari membuat suhu ruangan yang terlalu dingin. Berdasarkan penelitian, suhu nyaman orang Indonesia dalam beraktivitas adalah 26°C. Lakukan hal lain seperti: menutup pintu, jendela dan ventilasi ruangan agar udara panas dari luar tidak masuk kedalam ruangan. Jangan lupa untuk mematikan AC bila ruangan tidak digunakan.
Saat ruangan tidak digunakan, bukalah jendela dan pintu untuk mendapatkan udara segar. Menempatkan AC sejauh mungkin dari sinar matahari lansung agar efek pendingin tidak berkurang. Jangan lupa untuk selalu membersihkan saringan (filter) udara dengan teratur. Jika hal-hal kecil ini dilakukan, maka kondisi AC akan tetap prima sehingga konsumsi energinya tetap hemat.
Air Bersih
Air bersih merupakan salah satu kebutuhan pokok rumah tangga. Mesin pompa air merupakan salah satu peralatan umum yang sering kita jumpai dalam rumah, kebanyakan pompa air menggunakan daya listrik yang cukup besar. Sebaiknya Anda menyediakan tangki atau tandon air yang ukurannya cukup besar untuk melayani konsumsi air yang cukup tinggi dirumah. Dengan mengisi tanki atau tandon air secara penuh, artinya Anda mengurangi intensitas pemakaian mesin pompa air yang berakibat pada berkurangnya beban listrik.
Dengan tandon air yang berukuran besar, mesin pompa air cukup dinyalakan pada saat tandon air benar-benar kosong. Sebaiknya rumah tangga menggunakan mesin pompa air yang diset secara otomatis untuk melakukan pengisian ke tandon ketika permukaan air menurun di batas tertentu dan akan berhenti mengisi secara otomatis ketika tandon air terisi pada batas penuh. Hal ini akan menghemat konsumsi listrik karena pompa akan berhenti bekerja ketika tandon airnya telah terisi penuh. Jika Anda lupa mematikan mesin pompa, maka mesin pompa secara otomatis akan berhenti dengan sendirinya.
architectaria.com

Desain Interior Rumah Art Deco dan Modern Minimalis

GARASI

Agar terlihat serasi dan enak dipandang, menata interior rumah sebaiknya diselaraskan dengan fasad bangunannya. Jika tampak mukanya memakai gaya art deco, maka desain interior dan penataan interiornya juga tidak lari dari gaya itu. Demikian pula untuk model rumah minimalis, interiornya pun didesain dengan gaya yang senada. Meskipun dalam penerapannya, tidak bulat-bulat memakai kedua gaya itu.
Ultra Modern Art Deco
Minimalist Modern
Axonometric View – Desain Rumah Modern Minimalis
Untuk interior ruang tamu, penerapan gaya art deco yang banyak memakai ornamen bulat, kotak-kotak, atau bentuk geometris lainnya, cukup dijadikan aksen saja. Misalnya, hanya dipakai untuk lemari TV atau lemari display lainnya.
Frame Art Deco
Sedangkan perabot lainnya, seperti meja dan kursi, dipilih model yang simpel dan finishingnya memakai warna cocoa brown (cokelat gelap). Bila perlu, diberi aksen warna hitam agar terlihat lebih mewah.
Modular Wood Table
Sementara, jika memakai konsep minimalis, karena semuanya dibuat serba minimal, supaya ruang tidak terkesan kosong perlu diberikan sedikit aksen. Misalnya, ada satu meja atau kursi yang desainnya tradisional.
Minimalist Chair
Material aksen lainnya bisa juga dipakai, seperti benda-benda hasil kerajinan seperti patung (statue), sculpture, dan aksesoris lain yang diperoleh ketika berkunjung ke daerah atau hasil melancong ke luar negeri.
Statue and Sculpture
Realis-Contemporary Statue belongs to Architectaria
Ruang keluarga, untuk rumah model art deco atau rumah model minimalis, akan lebih cocok memakai permainan warna cokelat dan serat-serat kayu.
Art Deco Living Room
Selain itu, orang juga banyak yang menyukai kayu nyantoh, karena seratnya lurus-lurus, atau kayu mahoni yang warnanya agak kemerah-merahan. Sementara model-model furniturenya juga dipilih yang simpel, tidak memakai ukir-ukiran maupun profil.
Modern Coffee Table
Sementara di bagian kamar tidur, dinding kamar tidur juga disarankan memakai warna-warna cerah minimalis. Kalaupun diberi aksen, biasanya untuk dinding di belakang headboard ranjang. Sementara bila memakai wallpaper, dipilih corak daun-daunan, anyam-anyaman bambu, dan sebagainya.
Bedroom Interior
Model tempat tidurnya juga dibuat sederhana, mirip furniture Jepang. Dibuat pendek dengan dipan lurus memakai kaki. Untuk itu, agar kelihatan mewah, head-board ranjangnya perlu dilapisi dengan bahan yang terbuat dari kulit atau kayu bergelombang.
Art Deco Head Board
Finishing kayunya memakai warna gelap cocoa brown atau maple. Bisa juga bahan kulit tersebut dianyam agar mengesankan tradisional. Bahan kulit juga bagus dipakai untuk pelapis kursi yang ditaruh di kamar.
Simple and Modern Chair
Sedangkan meja dan kursi di ruang makan, juga dipilih yang modelnya simpel. Top table-nya bisa memakai kayu, dapat pula memakai kaca. Dinding ruang makannya diberi ornamen, misalnya batu paras Yogyakarta, dan kaca cermin kotak-kotak (kaca patri).
Modern Glass Table
Kemudian untuk penerangannya memakai lampu gantung berbentuk geometris, bulat, kotak, atau prisma.
Glass Lamp
Sementara untuk kursi makannya, kebanyakan dengan high backing dan bahan yang dipakai biasanya ‘chenille’ warna coklat, krem atau hitam kulit (ram).
architectaria.com

Membangun Rumah Yang Sehat – Sirkulasi Udara Dalam Ruangan Serta Pengaturan Ruang Berdasarkan Sinar Matahari

GARASI

Villa Modern TropisKetika akan membangun rumah, semua orang tentunya mengharapkan jika rumah yang dibangun tersebut nantinya bisa memenuhi dan disebut sebagai rumah yang indah, sehat dan nyaman. Untuk aspek keindahan tentunya bersifat relatif, karena pandangan seseorang biasanya tidak sama jika menyangkut soal keindahan bangunan. Tapi jika menyangkut aspek kesehatan, biasanya standarnya adalah seragam. Dalam hal ini, kita mungkin akan sepakat bila rumah yang sehat itu memenuhi beberapa kriteria, diantaranya: sirkulasi udara yang baik, ruangan yang mendapat cukup cahaya alami dari matahari, tata letak ruangan yang memudahkan pergerakan penghuni untuk beraktifitas, tersedianya lahan terbuka untuk menanam tanaman, dsb.
Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang membangun rumah sehat dengan tinjauan pada sirkulasi udara (penghawaan) dan pencahayaan alami pada ruangan-ruangan didalam rumah tersebut.
Sirkulasi Udara (Penghawaan)
Sistem sirkulasi udara pada bangunan rumah tinggal biasanya didapatkan melalui ventilasi atau lubang angin. Untuk ruangan diwilayah terluar bangunan menggunakan ventilasi untuk mengalirkan udara, sementara untuk ruangan yang posisinya ditengah bangunan bisa menggunakan channel penangkap angin, atau biasa disebut saluran penangkap angin atau menara penangkap angin. Untuk membuat udara bisa mengalir alami biasanya lubang ventilasi dibuat pada dua buah bidang dinding. Perbedaan tekanan didalam dan diluar bangunan akan membantu udara mengalir dari ventilasi pada bidang dinding yang satu menuju vetilasi pada bidang dinding yang lain. Jumlah ventilasi udara pada bangunan (rumah) harus cukup untuk mendukung proses sirkulasi udara , mengalirkan udara segar dari luar kedalam ruangan.
Living Area
Bentuk ventilasi udara yang biasa digunakan adalah jendela konvensional dengan daun jendela dari kaca atau panel kayu yang bisa dibuka lebar pada siang hari. Kemudian ada pula jendela bouvenlicht, yaitu jendela dengan 2 bilah kaca yang memiliki celah diantara keduanya yang memungkinkan terjadinya pertukaran udara. Bouvenlicht biasanya dipasang pada kamar mandi atau toilet. Ada pula jenis jendela kaca nako dengan bilah-bilah kaca yang bisa dibuka tutup. Selain itu, juga bisa dibuat ventilasi udara berbentuk lubang kisi-kisi angin dengan susunan horizontal pada dinding bangunan. Metode untuk membuat lubang ventilasi juga bervariasi mulai dengan membuat lubang dinding, kusen kayu dengan kisi-kisi arah horizontal , ataupun menggunakan rooster dari bahan beton, metal, aluminium atau kayu.
Sistem yang paling baik digunakan untuk merancang sistem sirkulasi udara (penghawaan) yang alami adalah dengan sistem ventilasi silang (cross ventilation), pada sistem ventilasi silang sirkulasi udara diatur sedemikian rupa agar bisa mengalir dari satu titik ventilasi udara menuju titik ventilasi udara lain, dan begitu sebaliknya. Dengan adanya perbedaan tekanan didalam dan diluar bangunan, maka aliran udara tidak akan ‘terjebak’ di dalam rumah, yang menyebabkan rumah terasa pengap dan panas. Cara yang lain juga bisa dilakukan dengan membuat taman yang disertai void di dalam rumah, taman dan void didalam rumah akan membantu proses sirkulasi udara ditengah-tengah ruangan didalam rumah yang berjarak lumayan jauh dari bidang dinding.
Jika penggunaan ventilasi udara dirasakan masih kurang, maka dapat dilakukan cara-cara alternatif yaitu metode ventilasi aktif dengan menambahkan exhauster (exhaust fan dibagian dinding atau blower dibagian atap) yang secara aktif dengan bantuan energi listrik akan menyedot dan mengalirkan udara keluar dari dalam ruangan, untuk dipaksa bertukar dengan udara yang lebih segar dari luar melalui lubang ventilasi.
Bila rumah anda berada didaerah perkotaan dan kondisi di rumah anda memang benar-benar tidak memungkinkan untuk menggunakan penghawaan alami (faktur polusi, kepadatan atau tingkat kerapatan bangunan yang tinggi), anda dapat menggunakan sistem penghawaan buatan seperti Air Conditioner (AC). Tentu harus direncankan dengan jelas berapa kapasitas dan jumlah Air Conditioner yang akan dipergunakan. Berikut adalah cara yang dapat anda gunakan untuk menghitung kebutuhan AC dalam sebuah ruangan:
Misalkan ukuran ruangan 3m x 4m.
Luas ruangan = Panjang ruangan x lebar ruangan
Luas ruangan = 4m x 3m = 12 m²
Koefisien BTU (British Thermal Unit) » 500 BTU untuk 1 m² luas ruangan
Kapasitas AC = Luas Ruangan x Koefisien BTU
Kapasitas AC = 12 m² x 500 BTU
Kapasitas AC = 6000 BTU
Kapasitas standar AC yang tersedia dipasaran, diantaranya adalah:
- AC kapasitas ½ PK setara dengan 5000 BTU
- AC kapasitas ¾ PK setara dengan 7000 BTU
- AC kapasitas 1,0 PK setara dengan 9000 BTU
Maka ruangan dengan luas 12 m²  membutuhkan AC dengan kapasitas 6000 BTU » Pakai AC ¾ PK
Karena luas ruangan (L) = 12 m² dan kapasitas AC yang dibutuhkan sebesar 6000 BTU, sebaiknya kita membeli AC ¾ PK. Tidak perlu menggunakan AC 1 PK karena akan terjadi pemborosan daya, jangan juga memasang AC ½ PK, karena kinerja AC kurang cukup untuk mendinginkan ruangan.
Pencahayaan
Seperti halnya sirkulasi udara (penghawaan), pencahayaan pada ruangan sebaiknya bersumber pada cahaya alami. Sehingga selain sehat juga dapat menghemat energi. Tidak perlu menyalakan lampu di siang hari. Bagaimanapun juga kita beruntung tinggal di wilayah yang kaya akan sinar matahari sepanjang tahun. Selain sebagai sumber vitamin D, sinar matahari juga bisa berfungsi untuk membunuh beberapa jenis jamur dan bakteri negatif. Cahaya alami (yang berasal dari matahari) yang masuk ke dalam ruangan dapat membersihkan sekaligus menghangatkan ruangan agar tidak lembab.
Modern Window Treatment
Untuk itu pada setiap ruangan sebaiknya dibuat jendela kaca yang berhubungan dengan ruang luar. Dalam menentukan besar dan letak jendela, harus diperhatikan arah matahari. Cahaya matahari yang langsung dari barat akan membuat ruangan sangat panas. Gunakan kanopi/overstek jendela untuk menaungi jendela dari cahaya matahari langsung dan menjaga ventilasi jendela dari tempias ketika musim hujan.
Jendela kaca adalah salah satu elemen bangunan yang fungsinya sebagai tempat masuknya cahaya matahari kedalam rumah. Selain itu juga dapat pula digunakan void di ruangan yang tidak memungkinkan untuk dipasangi jendela, misalnya karena dibatasi oleh tembok rumah tetangga anda. Cara lain ialah dengan menggunakan skylight atau atap genteng kaca ataupun penggunaan bahan polycarbonat pada atap carpot di rumah anda. Penggunaan sekat dinding berbahan kaca ataupun glass block juga bisa dikategorikan sebagai komponen pencahayaan, sekaligus sebagai salah satu ornamen arsitektur yang yang banyak diaplikasikan pada desain rumah-rumah modern saat ini.
Perencanaan Dan Pengaturan Ruangan Berdasarkan Arah Sinar Matahari
Kita semua tentu mengerti bahwa matahari bergerak dari timur ke barat selama 12 jam setiap hari. Sinarnya yang melimpah itu dapat membawa banyak manfaat bagi manusia, termasuk pada rumah. Tapi jika tidak ditangani dan dimanfaatkan dengan benar, sinar matahari justru akan menimbulkan ketidaknyamanan karena berpotensi meningkatkan suhu didalam ruangan. Untuk itu ada beberapa cara yang dapat digunakan untuk menentukan posisi ruang dan bukaan-bukaan berdasarkan arah sinar matahari.
Denah Rumah
a. Ruang Tidur
Agar sinar matahari pagi dapat masuk ke ruang ini, letakkan ruang tidur di sebelah tenggara sampai timur laut. Sinar yang masuk membuat anda tidak malas bangun pagi. Selain itu, sisi ini tidak menerima panas sore hari sehingga nyaman jika digunakan untuk beristirahat.
b. Ruang Keluarga, Rg Tamu, dan Rg Makan
Ruang bersama sebaiknya berada disisi barat laut atau barat daya. Pada posisi ini ruang akan mendapatkan penerangan alami dan hangat. Tapi untuk mengurangi panas pada sisi barat, perlu adanya pengolahan khusus misalnya pemakaian material peredam panas atau pemakaian kisi-kisi angin.
c. Kamar Mandi
Biasanya kamar mandi adalah area yang tingkat kelembaban-nya tinggi, maka area ini paling baik jika mendapat sinar matahari langsung. Letakkan kamar mandi pada sisi barat atau timur.
d. Dapur
Dapur dengan peralatan memasaknya berpotensi menjadi ruang bersuhu tinggi, maka pilihan terbaik adalah pada sisi utara atau selatan.
e. Ruang Penunjang/ Servis
Ruang ini memang menjadi prioritas kedua setelah ruang-ruang utama telah terlebih dulu ditempatkan. Sisi barat yang kurang nyaman bagi manusia-karena terlalu panas-menjadi tempat ideal untuk ruang cuci dan jemur, agar tidak lembab dan cucian cepat kering.
f. Bukaan-bukaan
Secara umum, bukaan seperti pintu atau jendela sebaiknya berada di sebelah utara atau selatan karena tidak terpapar sinar matahari secara langsung. Jika terpaksa bukaan pintu dan jendela berada pada posisi utara atau selatan, maka dapat ‘diakali’ dengan meng-install tirai (shade atau blind) pada bukaan pintu atau jendela yang materialnya dominan kaca. Sehingga intensitas cahaya matahari yang masuk kedalam rumah atau ruangan dapat diatur sedemikian rupa.
Demikianlah artikel tentang perencanaan bangunan rumah sehat kali ini, pada artikel berikutnya saya akan menulis tentang perencanaan rumah tinggal yang sehat dari sisi desain tata letak (lay out) dan sanitasi.
..
(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

Kamis, 19 Juli 2012

GRHA KREASI GEOMETRI

GARASI

Arti kata 
GRHA KREASI GEOMETRI
1. GRHA
Rumah/Gedung atau bangunan tempat tinggal
2. KREASI 
Hasil daya cipta; hasil daya khayal (penyair, komponis, pelukis, dsb): lukisan Monalisa merupakan -- besar Leonardo da Vinci; 2 ciptaan buah pikiran atau kecerdasan akal manusia; 
ber·kre·a·si v menghasilkan sesuatu sbg hasil buah pikiran; mencipta
3. GEOMETRI 
Cabang matematika yg menerangkan sifat-sifat garis, sudut, bidang, dan ruang;/ilmu ukur